Skip to main content

Bukan Cinta

Pernah kamu merasakan kesepian yang nyaman? Waktu disaat kamu sangat menikmati kehampaan pikiran? Batin dan rohani diam dengan tenang. Tidak ada yang terpikirkan setiap melihat dan mendengar sesuatu. Tidak ada yang kamu cari. Tidak ada yang kamu nanti. Yang ada dipikiran kamu hanya dirimu, keluarga, dan teman-teman. Yang ada dihatimu tidak ada yang lain selain dirimu dan hidupmu.

Pernah kamu merasakan kesepian yang nyaman tiba-tiba lenyap dalam sekejap? Pikiranmu tidak lagi kosong. Semua hal yang kamu lihat dan dengar mengingatkan dirimu kepada sesuatu, seseorang. Ketika teringat terasa seperti angin sejuk menghempas jantungmu yang kemudian menggigil. Dan kamu merasakan angin tersebut menerbangkan beban yang kemudian tertinggal di jantungmu. Dada kirimu merasakan ada yang tersangkut dan tidak terlepaskan. Kamu gembira mengingat kekosongan yang telah terisi. Namun disisi lain, justru kamu tidak nyaman menyandang beban ini. Dan kemudian kamu menyadari bahwa kekosongan yang lalu lebih menjadi prioritas kamu dibanding pengisian yang hambar ini.

Pernah kamu merasakan kesepian yang nyaman tidak lagi ada pada dirimu? Hanya setengah. Dari luar kamu terlihat diam, tapi di dalam, pikiranmu riuh, batinmu ribut, jantungmu guruh.

------------ ------ ------------------------

Ini bukan tulisan tentang cinta, sungguh. Ini tulisan tentang beban yang menjatuhi diri, pikiran, batin, dan hati.

Comments

Popular posts from this blog

Mereka

Hi. Been a while. Been a really long time. tadinya mau nulis aja, tapi akan sedikit panjang dan emosional. jadi, ketik aja disini. Again, this blog is live again. Malam ini aku mau cerita, mengenai, what did I do in the previous life that I deserve this family, especially my parent? They are perfect. Too perfect. Sometimes I just feel like I don't deserve them. Mama yang selalu sabar dan akhir-akhir ini suka kena omel Papa karena aku pulang malam terus. Papa yang selalu cemas dan menjaga dari belakang...damn! OK gue bukan dari keluarga yang suka mengekspresikan perasaan masing-masing. But we take care of each other, well, very well. Mama. Sabar. Tentunya sering berantem sama Papa, gak sepaham, gak sejalan, tapi Mama selalu bisa mengalah dan bersabar. Menjadi istri yang soleha. Mama selalu masak setiap hari, buat kami makan pagi, siang, malam. Sejak kita pindah rumah, dalam 5 bulan sudah ganti pembantu 3 kali. Dan akhirnya Mama berhenti cari pembantu. Dia kerja sendiri. ...

Cinta

Here in Indonesia, people can easily say love, but not with cinta. We do say sayang easily. Mungkin bagi kami, love itu sayang. Gue pun berpendapat seperti itu. Tapi, cinta, cinta is more than love. Dulu pas kuliah, gue pernah bermalam dengan 2 sahabat, berbincang mengenai arti cinta. Yang satu, secara ringan berpendapat kalau cinta pertama yaitu pacar pertama. Langsung dibantah sama temen gue satu lagi. Dia bilang, gak semudah itu. Lo bisa pacaran berkali-kali baru ketemu cinta pertama, baru tau rasanya cinta. Minggu lalu gue juga bahas ini dengan bos dan rekan kerja. Sebagai background, bos gue udah usia 40-an akhir, lesbi, kenal dengan pasangannya dari SD dan udah lama berpasangan, mungkin 10 tahun ada. Rekan kerja gue, lebih tua 3 tahun dari gue, lagi bimbang dengan hubungannya yang sekarang. Gue dan rekan nanya ke bos, cinta itu yang seperti apa. Sesungguhnya gue juga lupa dia bilang apa. Tapi, dari pembicaraan tersebut, gue mulai memahami, apa itu cinta. Dimulai dari r...

Yearning

"If you drink from the River Nile water once, one day you will come back to Egypt". Really. A saying from Egyptian told me that. I literally waiting for that time happens to me. Oh God I really really really want to live in Egypt. Cause I left my eyes in Alexandria, left my tongue in Shawerma, and left my heart in Egypt :P :D :)